Senin, 02 Oktober 2017

[Bob] dan dia kembali

Apa yang kau cari?
Apa kau masih menyalahkan dirimu sendiri?
Aku jarang menyapa dua tahun belakangan ini, karna kurasa dirimu baik-baik saja
Tapi hari ini aku berkunjung,
Apa kau baik-baik saja?
Jangan berbohong padaku
Aku tidak menerima bualanmu, orang mungkin tertipu karna kamu terlalu naïf dalam anggapan mereka
Mereka hanya tak melihat J
Aku selalu melihatmu, membual dan membuat seakan semua yang kau lakukan sempurna
Kau tak tahu bahwa semua orang mengasihanimu?
Melihat orang lemah terseok sendiri, tapi bahkan dia tak meminta bantuan
Iya, kamu lemah sist…
Kamu harus kuat sekali lagi, dunia takkan berakhir karna satu kesalahanmu
Jangan menyalahkan dirimu sendiri  dan hanya melihat dirimu pada sisi gelap
Kamu lebih dari apa yang kamu bayangkan
Kamu yang hanya bisa menyemangati dirimu sendiri.
Aku tau kamu hanya ingin menjadi beban orang lain, tapi tahukah? Orang lain juga merasa senang jika dibebani.
Itu anggapanku


Kenapa tidak mencoba bergerak dan memulai berjalan?
Jangan takut jatuh lagi, orang tidak akan jatuh dua kali
Aku melihatmu menangis kemarin, bulan lalu juga.
Tangismu dalam dua tahun terakhir ini
Kamu terlalu sombong sungguh, bisakah kau kembali pada-Nya
Kamu hanya harus berserah.
Jangan terus berlari, kamu tak bisa mengetahui hari esok
Kita bahkan tak bisa mendahului takdir
Sungguhpun aku ini hanya hamba yang hanya bisa meminta tapi aku ingin selalu kembali pada-Nya
Sist, ini aku
Jangan menghindar lagi
Kamu tak seharusnya lari dan mengasingkan diri
Kamu bukan satu-satunya yang bersalah
Tidak ada yang bersalah
kalian hanya tidak memiliki takdir yang bersinggungan
sungguhpun ingin kau ubah, kau bisa apa?
Menangislah!!! Tapi cukup sampai hari ini
Kamu masih punya hari lainnya yang saying hanya untuk ditangisi.
Jangan lemah
Aku bersamamu.



Bob,
02-10-2017

Rabu, 13 April 2016

[Review] Korean Drama Page Turner

Udah lama banget ga nulis tentang review drama or film, J masih sekitaran korea juga sih kebanyakan malesnya daripada rajin sih buat nulisnya dan juga karna ga banyak drama yang bisa menggerakkan hati XDXD mungkin karna udah terlalu banyak nonton drama/film korea baru liat 1-5 ep kalau plotnya biasa aja dan alurnya udah ketebak suka ga mau dilanjut maka dari itu kebanyakan PR drama yang ga selesai.

Kali ini mau review drama yang tayang 3 episode di KBS2 sebenernya sayang sih kenapa Cuma 3 episode padahal nih darama oke banget ceritanya TT___TT castnya juga bagus secara kalau Kim so hyun yang maen gak ragu sama aktingnya !! TOP MARKOTOP J.

Page Turner dibintangi oleh Kim So Hyun sebagai Yoon Yo Seul, Ji Soo sebagai Jeong Cha Sik, dan Shin Jae Ha sebagai Seo Jin Mok.


Pas pertama nonton terus mikir apa sih “Page Turner “ ini soalnya banyak banget yang bilang bahwa drama mini series ini bagus dan pas nonton langsung ga kecewa sama jalan cerita dan cast nya.

Page turner adalah seorang pembalik halaman bagi seorang pianis biasanya pada pertunjukkan untuk musik yang komplek ada seorang page turner yang membentu pianis untuk membalik halaman.

Nah di episode awal diceritakan bahwa page turner adalah pembalik halaman seorang pianis dan juga Mereka membantu pertunjukan dari jarak paling dekat dan melakukan yang terbaik untuk membuat pertunjukan bersinar Mereka akan menjadi rekan terbaikmu. Dan page turner ini menceritakan tentang 3 remaja yang menjadi page turner bagi satu sama lainnya.


Episode pertama kita dibawa untuk mengenal bagaimana 3 remaja ini berhubungan satu sama lainnya dengan keadaan yang sama yaitu ada di titik rendah mereka, Yoo seul yang seorang piannis hebat kemudian kecelakaan, jin mook yang selalu berusaha kuat menjadi pianis yang hebat tapi tidak sejalan dengan prestasi yang selalu kalah dibanding yoo seul, kemudian ada Cha sik yang gegabah dalam kompetisinya yang menyebabkan cedera.

Yoon Yoo Seul

Seo Jin Mook

Jeong Cha Sik

Di episode kedua digambarkan bagaimana mereka putus asa khususnya yoo seul sama cha sik kalau jin mook lebih ke ngerasa bersalah kali yah udah nge doa yang enggak2 eh kejadian yoo seul nya buta. Yoo seul tertekan justru bukan karan dia buta tapi karna tekanan ibunya yang masih ingin yoo seul bermain piano padahal dia buta (lelah saya bu *ujar yoo seul) kalau cha sik merasa apa yang menjadi pegangan hidupnya hilang setelah ia divonis tidak boleh menjalankan olahraga lagi, mau bagaimana dia tak pandai dan satu2nya yang bisa dia lakukan adalah olahraga dan satu hal dia sayang banget sama ibunya.

Di episode ini kita bakal ngeliat bagaimana hidup mereka bertiga sangat berlawanan antara yoo seul yang menyerah main piano VS cha sik yang malah semangat pingin belajar piano VS jin mook yang merasa dirinya kurang berbakat main piano. 

Kontra banget antara kehidupan keluarga cha sik X yoo seul, tapi itu dia yang bikin menarik; yoo seul yang ingin berhenti main piano karna tertekan kemudian malah cha sik minta dia ngajarin main piano ... di sinilah yoo seul menjadi page turnernya cha sik tapi di sisi lain cha sik juga jadi page turner nya yoo seul yang membuat yoo seul bermain piano tanpa harus tertekan dengan permintaan ibunya dan tersenyum menikmati permainan.

Episode 3 ditunjukkan bagaimana seorang page turner melakukan tugasnya maksudnya bagaimana ketiga orang ini menjadi rekan,penyemangat dan membantu seorang penampil. Liat episode ini selalu terkagum sama aktingnya kim so hyun yang ajib, ekspresi dia pas main piano lagi tertekan dan ketika dengan senang hati beda banget dan keliatan sangat alami jin mook juga yang dengan usahanya bisa bermain piano walaupun tidak sebagus yoo seul dan jin mook, tapi dia berusaha sangat keras awalnya karna taruhan tapi dia mebuktikan bahwa usaha dan bakat bisa berjalan beriringan, usaha yang keras takkan membohongi kita. 




Dan jin mook yang hampir putus asa tapi melihat kesungguhan yoo seul yang memberinya pujian pada penampilannya juga memberikan kesan bahwa dia harus ingat bahwa dia bermain piano bukan untuk prestasi belaka. 

Ah banyak banget maknanya dari film ini, paling lucu liat adegan pas yoo seul ngira jin mook emaknya XDXD.

Suka juga dengan tingkahnya cha sik yang kadang emang berlebihan tapi selalu optimis dan sayang ibu <3 .

Walaupn bagi yang nyari genre romence pasti agak kecewa soalnya disini ga ngebahas soal romace XDXD walaupun ditunjukkin kedekatan cha sik x yoo seul atau yoo seul x jin mook tapi kenyataannya emang ga ada XD. Tapi ga bakal nyesel  buat yang nonton juga, selain ringan tapi bermutu :D.

Recommen banget nih drama sayang Cuma 3 episode.
Selamat nonton yah dan lihat bagaimana mereka menjadi page turner untuk satu dan lainnya !!


Percakapan, Aku dan Kata-kataku

Aku melihat buku catatan kau dan menemukan tulisan ini:
“suatu esai tentang kebosanan
Mungkin suatu hari aku akan lari,
Tapi lari itu seperti pecundang dan aku bukan pecundang
Aku tidak akan lari
Aku akan menatap matahari seperti hari yang bersinar terik
Terik yang menyakitkan
Silau dan dahaga
Matahari baru menyita waktu, seperti rasa yang tak pernah mati
Apa yang kutulis adalah manifestasi rasa sungkan
Aku yang berhenti menatap bulan dan terbakar dingin”

.
.

Aku begitu naif kala itu, lihat sekarang? Hari ini?
Kau tetap lah pecundang amatir, yang hanya selalu membual bahwa kau bukan pecundang.

Ironis

Karna pada akhirnya kau lari dengan ketakutan, tapi ketika di persimpangan kau menoleh dan terseok-seok menyusuri jalan kembali.

Jalan itu bahkan sekarang licin dan terjal tak seperti ketika kau menuruninya, sekarang menanjak dan sulit...

Pada akhirnya kau malah menertawakan dirimu sendiri, berlindung dibalik kata-kata ini.

Kenapa kau sangat takut menjadi pecundang? Ahh ... aku ingat semua manusia punya ego-nya masing-masing, tentu saja kau juga kan?

Bukankah aku juga manusia? Benar aku baru ingat aku juga manusia seperti kau, tidak bukan ... aku hanya orang yang kau ciptakan sebagai kambing hitammu.

Kau masih belum sadar?

Ini hanyalah pembicaraan satu arah antara kau dan aku

Tidak ada dua arah pembicaraan yang sebutkan, karna kau hanya diam.

Entahlah kusebut kau itu apa, aku hanya kau inginkan hanya saat kau terpuruk dan tidak punya jalan.
Kau selalu seperti ini, kau bilang kau punya bakat hah?? Kau sedang melawak.

Dari dulu kau tak punya bakat, kau hanya iri dan merasa dengan orang lain dan berusaha untuk bisa seperti mereka yang punya bakat alami.

Kau bodoh tentu saja, kau hanya memanggilku disaat seperti ini dan menyombongkanku pada saat kau butuhkan.

Pernahkah kau menginginkan aku untuk selalu berjalan beriringan denganmu? Menyapaku setiap hari bahkan ketika kau senang?

Kau tetap lupa padaku.

Aku memang bukan alami seperti yang lainnya, karna aku hanya datang ketika kau terus-terusan mendesakku untuk datang ... dulu kau selalu mengajakku diskusi setiap hari, bermain atau hanya bercerita.

Aku sempat berharap padamu, aku akan terus mendampingimu tapi akhirnya tetap saja aku hanya hadir saat kau jatuh.

Bukankah ini cerita membosankan? Tentu saja ini sangat membosankan ... tak bisakah kau mengerti jika kau ingin membuat sesuatu yang tidak membosankan, buatlah cerita yang manis seolah-olah kau orang lain jangan hanya menceritakan tentang dirimu. Siapa memangnya yang ingin mendengar tentang diri orang lain? Hah? Kau sangat lucu ... jika kau menjawab “aku selalu mendengarkan cerita orang dengan baik “  Itu hanya kau yang bodoh!!! Orang lain tak sama sepertimu yang hanya bisa mendengarkan mereka, kebanyakan justru mereka tak berhenti menceritakan tentang diri mereka.

Kau bodoh!

Ah maaf aku menjadi pribadi negatif saat ini, jangan salahkan aku !!! kau sendiri yang lari dan malah bersembunyi dibelakangku !!

Biasanya aku sangat positif, terlampau positif yang bahkan selalu melihatmu dari pojokan dengan berbinar sambil menghibur diri bahwa kau sedang mengejar mimpi lainnya. Mimpi yang dulu pernah kau ucapkan ingin menjadi orang hebat denganku, aku dulu hanya selalu mengeluh karna aku tidaklah sehebat yang lain tapi kau bilang hal itu bukanlah hanya tentang bakat tapi bagaimana kau mengasahnya dan berikrar bahwa kita akan sama-sama ada di sana, ditempat yang terang ketika orang berbinar melihat kita .. kau mengatakan hal mustahil kataku, tapi sinar matamu saat itu membuatku percaya bahwa aku juga bisa.

Tapi kau perlahan tak pernah memanggilku kau sibuk dengan orang lain, orang dari dunia asalmu yang kau sebut manusia... kau sibuk dengan drama-drama di folder komputermu, sibuk dengan media sosial yang menjengahkan. Kau beralasan ... kau buntu, tak tahu harus bagaimana denganku; kau mengatakan bahwa aku hanya ada pada kondisi prima ketika kau bersedih dan jatuh.

Kau. Hanya. Membual.

Lihat aku sekarang !!!!!!!! siapa yang tak berusaha saat ini? SIAPA?

Kau hanya pecundang bodoh yang bahkan lari dibalik kata-katanya sendiri tanpa mengatakan itu dia dan menyalahkan bahwa aku yang menulisnya.

Cih ... kau memang rubah licik!!

Aku kasar katamu??? Bukankah setiap hari kau mengumpat dalam hati? Hanya cangkangmu yang bersih dan licin,

Maaf aku memang tak bisa dikontrol saat ini, aku sedang emosi karna pada akhirnya kau memanggilku.

Tidakkah kau merindukanku?

Aku merindukanmu, rindu saat kau berpkir apa yang sebaiknya kau tulis, rindu saat kau bahkan tak mengerti apa yang telah kau tulis, dan rindu saat mengagumi dirimu sendiri “aku menulisnya?” dengan mata berbinar dan bulu tengkuk berdiri ... kau sedang melawak !! kau bahkan mengatakan aku sangat indah padahal kau menciptakanku dengan otakmu itu, kau tentu hanya  menulis tanpa berpikir sepertinya.

Tak usah menjadi orang lain saat denganku, aku tau kau tak bisa dan ingin membuat diksi-diksi suli, kalimat-kalimat indah romantis atau bahkan sebuah frasa mengagumkan yang terlihat pintar, tek perlu ... kau hanya perlu kata-kata sederhana yang mungkin kata orang berbelit-belit karna kau selalu bercerita memutar dan tak langsung pada inti; itu gayamu, aku mengerti.

Kau hanya harus menjadi seperti itu. Kau akan menjadikanku tamengmu pada orang-orang, aku tau. Aku memang melakukan tugasku seperti yang kau inginkan.

Apakah aku mengatakan terlalu jauh? Terlalu lugas?

Kau bukan pecundang sist, percayalah !

Inilah aku sist,


Bob, 14:33

13/04/2016





Senin, 11 April 2016

Sist VS Bob

 Aku kembali melakukan hal nekat lainnya, ini seperti bukan aku ... ah benar ini bukan aku. Tapi hati kecilku berkata kenapa mesti merasa aneh dengan pilihanmu sendiri, seperti kau yang salah mengambil Keputusan saja!!!

Jangan menyesali Keputusan yang kau buat!!

Ah itu semua gerutuan sist, aku aneh menatapnya ... dia seperti bukan dirinya merutuki hal yang sudah dia putuskan ckckck aku bahkan tak mengerti akal pikirannya.

“bodoh!!!”

“bob!!! Jangan mengataiku bodoh.. aku tak menyukainya, aku hanya sedang pusing dengan keadaanku saat ini hahahaha” bob semakin jengah menatapku .

“aku rasanya menyesali tindakanku yang terburu-buru mengambil Keputusan, aku terkadang mempertanyakan kewarasan diriku” aku menggumam dengan lirih “aku juga heran, kenapa kau terburu-buru mengambil Keputusan ... ingat kau bukan lagi anak ingusan yang bisa-bisanya kabur jika ada masalah” bob melempar tatapan 1000 watt nya kepadaku.

“entahlah, ini hanya egoku bob ... aku memang kekanakan; tapi aku ingin bertanya satu hal padamu bob” aku dengan pasti menatap matanya

“bob, untuk apa bertahan jika kau bahkan tidak dibutuhkan??... semua punya sisi egoisnya masing-masing; akupun seperti itu pertahananku runtuh jika berbenturan dengan harga diri” aku tertawa dengan mirisnya sambil berlalu dengan gontainya.

“aku tak habis pikir sist, kau seperti tanpa emosi dari luar bahkan terkadang tampak seperti orang bodoh yang hanya mengikuti semua perintah orang tapi kau bisa egois seperti ini juga ... meninggalkan medan perang tanpa peringatan seperti anak kecil yang lari terbirit-birit dikejar tikus” bob dengan kekehannya berusaha menyamai langkahku merangkul pundakku dengan erat.

“aku memang bukan dalai lama yang bisa memberimu kedamaian dengan kata-kataku, juga bukan Mario teguh dengan kalimat motivasinya tapi percayalah kau tidak melewatinya sendiri ... hidup penuh dengan berbagai kemungkinan, aku yakin kau akan menemukan kesempatan lainnya; walau kutau itu akan sulit” bob menepuk-nepuk pundakku dengan pelan seakan dia ingin memeberiku kekuatan.

Tapi aku membencinya, ya aku membenci rasa kasihan yang ada di matanya... aku benci dikasihani.

aku hanya meninggalkan bob, menepis tangannya dan berlalu dengan cepat

Ya itulah sist, dia dengan teori sosial yang dia yakini, egois dan naif.


Rabu, 10 Februari 2016

TENTANG MATA, dan AKU

Rasanya semua berbeda akhir-akhir ini, dulu aku menjalananinnya dengan keinginan yang ada pada diriku sendiri tapi kini aku sadar

Semua tak berjalan semudah itu,

Aku mungkin masih tak dewasa, hanya manusia yang terkungkung di dalam tubuh ini
Temanku pernah berkata,

“Kau ingin matamu sembuh?” Tanya suatu siang

“tentu” jawabku dengan semangat, tak lupa aku menambahkan tapi tidak dengan obat macam-macam yang hanya berakhir dengan pengharapan

Lalu dia berujar “bukan, tenang saja ini bukan seperti yang kau duga semacam obat ataupun operasi mata”

“benarkah???” selaku dengan penasaran

“tapi kamu janji harus menerimanya dengan lapang dan jangan membantah!!!” pesannya tak kalah tegas.

“oke, aku akan menerimanya.. katakanlah” ujarku dengan santainya.

“kau cenderung ingin melakukan semua hal sendiri kan? Kau merasa bisa melakukan semua hal sendiri” ucapnya dengan hati-hati

“what do you mean? “

“iah artinya kamu tidak membuka diri kepada orang lain dan cenderung berfokus kepada sesuatu hal sendirian, yah hal semacam itulah”

“aku??? Aku memang kurang terbuka, aku akui  tapi tentang semua hal sendiri ... sebentar kau dapat darimana teori seperti ini? Ada jurnal ilmiah? Artikel kesehatan ? atw jurnal psikologis yang menjelaskannya? Aku memberondongnya dengan berbagai pertanyaan.

“slow down sis!!! Nah its you!! Kamu bahkan tidak mendengarkanku ckckck bahkan semua pembicaraan ini belum berakhir .. kamu sudah segitu curiganya padaku. Kau berlebihan !!”

“ahh maaf, kebiasaan ... aku hanya tak biasa menelan mentah-mentah teori asing “ aku terkekeh malu mengakui apa yang ia katakan ada benarnya.

“oke aku berkacamata minus tinggi, aku tidak terbuka, dan ingin semua sendiri, nah its me”

“dont be selfish dude, kamu hanya menutup diri dan menyebabkan tekanan pada syaraf matamu, itu yang aku dengar dari seorang peneliti ... aku memang tak bisa menunjukkan jurnal ilmiahnya padamu karna peneliti ini baru melakukan proses analisis dan percobaan terhadap beberapa penderita” dia berujar dengan santai.

“begitukah? Membuka diri? Ah tak semudah itu .. itu sudah menjadi bagian diriku “ aku menggerling dan mengusap tengkukku.

“itu .. itu .. kau bahakan tak mendengarkan saranku dan berkelit dengan alasan”

“tapi itu tak mungkin satu-satunya faktor mataku minus, semua hal punya penjelasan logisnya sista” aku kembali berkelit dengan lihainya.

“oke terserah padamu!!!!”

Dan semua pembicaraan berakhir  dengan pertanyaan, bisakah mataku sembuh dengan aku membuka diri ?


Semudah itu?

Jumat, 18 September 2015

Mari Menghilang !!!!!

Kali ini pengen update blog walaupun sebenernya lagi sibuk skripsi-an #modus
Maksudnya saya sedang butuh semangat untuk skrip-sweet hahaha makanya mau sedikit melemaskan otot dengan menulis tentang LIBURAN !!!!
Waktu bulan juni 2015 aku bersama kawan sepenanggungan (sesama butuh liburan) memutuskan untuk liburan dengan budget yang minim tapi maksimal J J
Awalnya Cuma iseng mau ke rumah saya (mulai bipolar dengan saya aku *abaikan*), tapi akhirnya acara ke rumah saya jadi Cuma bermalam XDXD. Pantai yang kami tuju tak lain adalah pantai pangandaran, why? Because it not to far from bandung ... kita karena acara nya memang murni rendah budget makanya semua serba mendadak, mulai dari kapan sampai apa yang dibawa.
Oke kita mulai perjalanannya, cekidot !!! (jangan berhenti sampai bawah, just dont!)

Keterangan : sebelum berangkat, sedang nunggu neng santi, dan ini di Mesjid :O membunuh waktu dengan foto, yeah not bad XD











Mulai dari kampung halamanku di Tasikmalaya, Kampung Cibitung, Jamanis, jadi rindu T_T. Yang kami lakukan pagi hari adalah? Yah selfie di sawah cukup buat orang Bandung mah. Tapi abi mah asli tasik da :)





SAY CHEESE :D

Pengambilan foto diambil jam 8 dengan apa adanya hanya berbekal sendal jepit dan pagi yang sedikit mendung.


















Beranjak menuju Pantai Pangandaran Ciamis, Jawa Barat perjalanan Tasik-Ciamis sekitar 3 jam. karna kami berangkat pada hari minggu sore menuju pangandaran, jadi ketika sampai pangadaran pantai yang biasanya padat tersa lenggang cuma kita-kita penghuninya *.*
Sore Hari, ketika datang dan berfoto; matahari mulai memudar.




Matahari dan Kami. Girls 
with the glasses #silau 

We fly XD
fly with us
hi girls







Gak lengkap kalau belum foto bareng bule, yes? yes!
here we go, edisi menghilang !!
 Ga lupa naik mobil cantik? idk what the name :)
Malam sebelum tidur.







Keesokan harinya kami memutuskan untuk snorkling, yeah kami gak main basah-basahan lagi; mengejar waktu !!!

Ada cerita lucu pas kita snorkling, pas diajarin sama pengarah nya kita mangut-mangut aja walaupun diantara kita bersembilan ga ada yang ahli snorkling atau setidaknya mumpuni berenang di laut. Ktika kita dilepas gitu aja sama pengarahnya karna kita mulai di tempat sepi dan tepi pantai, kita semua mikir seenggaknya kita harus agak ke tengah biar dapat pemandangan karang bawah laut yang bagus, semua pegangan tangan sambil berusaha ke tengah... udah sampai tengah, pengarah di tepi pantai lambai tangan, soalnya kita udah terlalu jauh; mulai panik kaki udah ga napak dan akhirnya teriak-teriak dan berakhir di tolong perahu yang lewat numpang ke tepi pantai XDXD.


Setelah snorkling, kami pulang perjalan 3 hari 2 malem berakhir tapi karna kami belum makan siang kami mampir di salah rumah neneknya mona, buat makan siang :) makasih semua yang sudah berjasa hingga berjalannya liburan ini, kakaknya santi yang bersedia mengantar kami, ibu ida yang bersedia kami tumpangi tidur semalem (ibuku XD), dan nenek mona sekeluarga.



i hope we have another journey !!!! mari menghilang edisi kali ini, end. to be continue..?

Senin, 17 Agustus 2015

NO ENDING

Sudah lama tak menulis, ah kangen ..
Lagi sibuk dan mood menghilang. Ah fatal,
Ketika buka-buka file di lepi nemu sekumpulan video lama ketika masih #fetus ^^, waktu itu edisi liburan dengan kutipan “melarikan diri” J.

Aku ingin membaginya, dont worry, dont be bother sista ... aku Cuma takut videonya menghilang tanpa jejak haha. Sekarang ini, laman site seperti blog sudah layaknya rumah ingatan  yang menyimpan apapun yang kamu lupakan. Kejadian buruk waktu itu si lepi kena masalah dan semua file menghilang termasuk file zaman asrama TT___TT dan tidak kembali.  Emang gak bisa minta file lagi? Lagi??? Bahkan bertemu untuk main pun diragukan apalagi untuk itu.

Jadi kali aku memperkenalkan “PowerGirl” yang katanya sedang refreshing pada tahun 2012, yah itu sudah 3 tahun yang lalu J.

Let cek this out, oia ... videonya sudah mengalami pengeditan dikarnakan pada waktu itu direkam dengan kualitas LQ T___T.








“keindahan ada dalam kenang-kenangan – BUMI MANUSIA, Pramoedya Ananta Toer”

there NO ENDING for memories.

Jumat, 01 Mei 2015

Racau, Itu racau.

Racauan bisu dengan tinta 
Coba dengar dengan tertib 
Ini bukan aku, hanya saya
Ketika perjalanan itu semakin panjang
Langkah itu kembali berjalan
Panas katanya, udara malam ini
Dia berjalan,
Dan hanya melihat...
Orang berlari, dengan hidupnya sendiri
Orang menari, bersama makanan ditangan
Orang bernyanyi, dengan riak gembita dingin

                Aku katanya malam, yang menghamba siang untuk pergi
                Tapi aku siang, ketika matahari itu terbelah
Dia berjalan lagi.. dan berhenti untuk menatap

Dia hanya ingin berjalan, itu saja.

Sabtu, 17 Januari 2015

Awesome Lee Seung-Hoon


Kali ini pengen bahas Lee Seung Hoon, salah satu membernya WINNER.
Yah aku tahu, aku udah banyak nulis tentang dia... di fakta-fakta winner juga di Inner Circle confessian hahaha.
Tapi bahasan ini khusus buat favorite dancer idol aku, Lee Seung Hoon.
Awal kenal Seung Hoon? Tentunya pas WIN : WHO IS NEXT, waktu itu awalnya Cuma kenal Kang seung yoon soalnya dia udah duluan solo karir; dikira anggota tim A lainnya Cuma trainee YG biasa aja yang emang udah disiapin buat jadi idol. Tapi pas lama-kelamaan nonton WIN dan intip-intip biodata mereka ternyata Seung hoon adalah peserta KpopStar season 1 TOP4 barengan Hayi, Jimin ama Ahyeon.

TOP 5

Mulailah backtracking KPOPSTAR season 1 yang pesertanya jempolan semua, secara suaranya Ji min (15&) sama LEE HI kan berkarakter dan amazing. Dan disanalah Seung hoon nyempil cowoknya sendiri yang juga Cuma dance dengan suara yang pas-pasan (kalau kalian liat video-videonya di youtube pasti ngerti) tapi walaupun suaranya yang pas-pasan orang selalu berdecak kagum dengan penampilannya selama KPOPSTAR bahkan JYP menyebut bahwa Seung hoon adalah seorang artis.

Awal backtracking pastinya ketika dia pertama audisi, Seung hoon emang nge-fans banget ama YG (bahkan pas di winnerTV ep 4 seung hoon bilang bapa musik sejak kecik dia adalah YG) makanya pas audisi KPOPSTAR YG disana ada psy, se7en, YG ama beberapa produsenya YG dia nge-rap dengan lirik yang lucu dan kemudian dance dan menciptakan surfing dance-nya (dia dance diatas karpet yang dia bisa gerakkan) dan semua lantas terhibur dari sanalah awal jalannya (cek videonya)  . Dan kemudian audisi kelompok, kelompok seung hoon dikritik karan kemampuan menyanyi-rap mereka yang jauh dibawah rata-rata walaupun mereka dancenya bagus; jadi seung hoon agak pressure pas nyiapin penampilan selanjutnya... tapi BAMMMM dia tampil bawain lagunya Dynamic Dou-Father yah walaupun ga ngerti lagunya tapi dari gerakannya kita semua tahu itu menceritakan tentang keluarga, semua juri bahkan sangat terkesan terutama BOA yang typikal lebih concern ke dance jadi dia amaze ... aku pertama liat juga ini orang nyanyinya ga bagus hahah tapi dancenya itu bawa emosi yang nyampe ke kita; dan disanalah inti dari sebuah penmapilan kan? Ketika penonton dapat menangkap pesan yang diberikan .. oh well seung hoon GOOD JOB. Tapi akhirnya dia dicasting ama SM pas waktu itu hahah kebayang dong mukanya yang kaku pas dikasting BOA karna dia emang pinginya ke YG tapi daripada ga :p. Ini Video Wajib diliat Guyss.

Sama mentor BOA

Dan yang bikin amaze-nya lagi pas backtracking di youtub nemu video-video seung hoon yang lagi free stylr dance dimana aja ... bahakan depan gedungnya YG ent O.o ( saking ngebetnya dia ke YG lol ). free style pre-debut || in-Front YG.

Tapi bukan hanya bkat dancenya yang perlu diacungin jempol tapi humor sense-nya yang bagus haha. Coba nonton Winner TV sampai episode 2 aja pasti kalian udah ngerti :p, dan parahnya lagi mulutnya ga bisa di-rem dimanapun ... dia bilang kalau seung yoon itu suka ngomel pas WIN ep 2 gara-gara diomelin pas seunghoon nunjukkin outfit yang bakal mereka pake di battle ama team B, bahkan pas di M-net countdown dia bilang kalau seungyoon itu M-net son (gara-gara seung yoon lulusan superstarK nya Mnet) emang kadang somplak mulutnya seung hoon. Dan bakat PD nya juga ga ketulungan waktu di weekly idol dia banyak banget nunjukkin bakat dia mulai dari niruin suara gadget, meragain kincir-kincir, niruin suara gitar elektrik ama mulutnya dan dance free style dari 3 big company (hyung don ama defconn aja ampe detak kagum ama bakatnya XDXD ).

Apalagi?

Membahas seung hoon sepertinya tidak akan ada habisnya T___T kepalanya itu kaya dipenuhi ama ribuan ide yang ada habisnya karna kalau liat dance-dance yang dia ciptain semuanya tuh punya mark/tanda bahwa itu emang hasil karyanya dia, coba cek yang dance Dont Flirt Winner yang emang pas banget ama lirik dari lagu-lagunya. Dia juga udah mulai mengcomposer lagu pas album winner 2014 S/S emang dia hanya berkontrobusi hanya sebagai lyricist tapi pas Melon Music Award kemaren dia nampilin SERENADE  – Lee Seung Hoon yang emang dia yang cipatain T__T. Selain itu pas winner concert zeep tour jepang, dia yang direc penampilannya winner ... ahhh orang ini kebanyakan bakatnya. Oiah karana dia sense fashionya yang kuat XD pas WIN dia didapuk jadi stylistnya team A haha makanya tiap battle dia beli underwear baru buat semua anggota team A karna dia percaya itu membawa keberuntungan 0.0. Tapi bangga sama dia, dia yang dulu kemampuan dancenya emang udah ga usah di-comment tapi harus mikir dua kali kali denger suaranya haha... tapi sekarang kalau kalian denger lagu-lagunya winner; seung hoon kemampuan rap udah ningkat banget kalau ngebayangin cara nyanyi dia dulu udah jauh banget, dan bahkan dia nyanyi coba denger color ring yang awal nyanyi ngiringin Mino itu dikira Jinwoo eh pas di  Color ring Inkigayo ternyata itu Seung Hoon omonaaa. Cek video dance Different .. it awesome !!


Lee Seung Hoon = dancer, rapper, singer, lyricist, composer, director, stylist,

[Notes] Sist, Bob dan juga Guy

Aku hanya berdiam diri selama beberapa hari ini di kamar, hanya berdiam diri dan membuang waktu dengan mudahnya ... ah itu mudah kau hanya perlu menenggelamkan diri dengan internet, cek video apa saja yang telah kau unduh kemudian tonton itu berulang-ulang kali sampai kau bosan; and bamn kau membuang waktu yang sudah kau lupakan beberapa waktu lalu. Itu hidupku hari ini, entah aku tak melihat diriku yang dulu lagi... dalam cerminpun rasanya bukan aku.


Ah shittt ... bob menemukanku, dia mengetuk pintu kamar; kenapa dia mengetuk ... ah itu hanya untuk mengingatkanku bahawa aku akan diceramahi sebentar lagi. Aku baru menyadari kenapa posisi aku dan bob berbalik hanya dalam beberapa waktu, dulu posisiku yang sering menasehatinya karna sering mengeluh hanya untuk hal-hal kecil dan remeh; Sekarang aku yang bersembunyi dari dunia.

Bob masuk dalam diam, aku masih cekikikan dengan tangan multitasking diatas computer berusaha mengindahkan keberadaan bob yang sedang berkeliling ruangan sambil merasa bosan dan menungguku untuk mengakui keberadaannya. Aku berhenti pada akhirnya menutup komputerku dan menatapnya yang berusaha menatapku dengan jengahnya, ah kenapa tatapan itu lagi; kau tahu aku sedang dalam mood yang berantakan, keluhku dalam diam.

“Ada apa bob?” aku bertanya tidak dengan niatan untuk dijawab, ini hanya formalitas teman lama.

“sist, aku melihat guy tadi di luar dan dia kelihatan berantakan; ada yang ingin kau jelaskan?” okeh pertanyaan yang aku hindari akhirnya datang; Guy adalah saudara-ku, bob menyebutnya seperti itu ... aku hanya menyadari bahwa Guy dan aku terlahir dari rahim yang sama, jadi apa aku harus menjawab pertanyaanya? .

“guy? Kenapa kau menanyakan kepadaku? Kau bisa bertanya kepadanya ... aku tidak menanganinya saat ini” aku berbalik ke cermin berusaha memperbaiki penampilanku yang rumit.

“sist, kau lari lagi? Bersembunyi seperti tikus kecil yang berusaha menghindari cahaya siang hari dan berusaha tak tertangkap mata; tapi akhirnya kau berakhir disini dengan membuang-buang waktumu? Aku tak percaya sist yang persistant dulu hanya orang yang membuang waktunya didepan komputer melupakan segala hal yang berusaha kau benci padahal kau tidak bisa tidur setiap hari hanya karna kau memikirkannya “ bob berusaha menaikkan emosiku dengan kata-kata kerasnya, bob yang sekarang sudah tumbuh dengan baik jika menghadapi persoalan pelik seperti ini dia tampak seperti orang yang berbeda dari yang kukenal padahal dia adalah ... ;

 “yah bob, aku memang kabur .. kau tahu bahwa keadaanku kini bukan tentang aku lagi ini tentang orang disekelilingku yang menyebutku bagian dari keluarga dan berusaha mendorongku untuk terlibat dalam masalah yang aku sendiri tidak pernah bisa menyembuhkannya” Aku menghela nafas dengan beratnya dan berbicara seperti orang yang telah berlari ratusan kilometer.

“aku tahu sist, kau selama ini selalu lari dari orang-orang yang harus kau sebut lingkaran keluarga karna kau tak merasa nyaman dan kau merasa seperti bukan bagian dari lingkaran itu selama ini” bob menatapku dengan tatapan muram, ah itu tatapan yang aku benci ... aku bukan orang yang berhak dia kasihani.

“kau mengatakan hal itu seakan kau mengerti, percayalah itu meyakitkan ketika kau harus menhan suara bahkan saat kau ingin menangis tersedu-sedu; kau bahkan harus tidur agar tangismu terhenti berusaha megatakan bahwa itu mimpi” aku duduk disamping dengan tangan bersilang menunggu kata yang bisa ia katakan.

“aku tahu, bahwa itu hanya kau yang bisa mengerti; tapi sist ... Guy butuh pertolongan dia kehilangan arah hidupnya saat ini, kau mungkin ingin menutup telinga dan matamu dari dunia tapi percayalah semua akan kembali padamu dan rasa bersalahmu di masa depan tak akan bisa kau hadapi dan kau akan menemukan dirimu sendiri yang lebih menyedihkan” dia mengatakannya dengan yakin, bahwa aku harus turut campur dalam hal rumit itu bukan malah sembunyi dan berusaha tak menampakan diri.

“kau tahu bob, aku memang tak ingin turut campur tapi lingkaran yang harus kusebut persaudaraan ini sudah pasti menyeretku ... sebenarnya kau tak usah membujukka aku juga sudah menrjunkan diriku tapi aku sudah masuk atau mungkin tepatnya aku sudah tergelincir bob” aku menyeringai dengan senyum canggung berusaha menghalau kekhawatiranku sendiri.

“jadi sebenarnya apa yang terjadi pada Guy? Dia mengkhawatirkan, kau tahu apa yang salah..?” bob mempertanyakan sesuatu yang ingin aku hindari di akhir pekan yang malas ini.

“ya kau tahu, Guy mempunyai masalah sepertiku dulu ... takut akan dunia, ingin lari dan menutup diri, seakan dunia tak butuh dirinya, membuang diri dengan apa yang ingin dilakukannya; hanya dulu aku tak berani melakukan hal gila yang Guy lakukan saat ini, aku hanya diam dan berusaha mengobati diriku sendiri ... kau tahu dengan menangis tanpa suara itu saat aku memberitahu bahwa kau hanya harus menangis untuk dirimu sendiri karna orang tak akan mengerti apa yang kau pikirkan” aku pergi ke balcon dan melihat di ruang keluarga Guy sedang tertawa menonton televisi padahal ini jadwal dia sekolah, ah ini memang gila .. kami memang terlahir dengan gen yang sama saat aku melihatnya, dia tak peduli yang orang khawatirkan tentang dia.

“sist, kau harus menemukan cara agar dia kembali ke kehidupan normalnya ...tak ada jalan lain” bob berkata dengan khawatir karna melihatku tersenyum dengan apa yang Guy lakukan di ruang keluarga.

“apa yang Guy lakukan salah? Itu tidak normal? .. kalian sendiri yang buat klasifikasi normal kami hanya tak setuju dengan apa yang kalian katakan normal, mungkin kau bisa sebut jiwa bebas? Tapi aku tahu .. orang dengan jiwa bebas tak akan biasa hidup di dunia normal kalian ... kami bisa mati kelelahan dengan definisi normal kalian; aku tahu Guy harus kembali sadar bahwa kami memang harus menyesuaikan definisi hidup kami” aku melemparkan tawa yang sebenarnya tidak lucu untuk pembicaraan kami ini, aku hanya ingin tertawa; aku rasa.

“sist, aku memang terkadang tak bisa berkomunikasi secara normal denganmu karna perbedaan berbagai definisi yang tadi kau sebutkan; tapi untuk kasus Guy seharusnya kau lebih khawatir daripada aku ... dia mungkin akan menjadi orang takut menghadapi masyarakat nantinya, kau lebih baik karna bisa selalu bersembunyi dan menghadapi masalah seakan itu bukan masalah” dia menatapku dengan tajam dan mengharapkan jawaban memuaskan dariku, ah ... Bob kau orang yang naive.

Dan aku meninggalkan bob, dia orang yang naive; kenapa dia mengharapkan jawaban dariku? Jawaban yang dia sudah tahu bahwa aku tidak akan bisa menjawabnya? Menghadapi orang-orang? Untuk apa menghadapinya sedangkan kau bisa menghindarinya... mungkin itu jawaban yang akan kuucapkan tapi percayalah perdebatan kami tentang Guy tak akan berhenti sampai jawaban itu diberikan. Aku hanya ingin diam bob, Guy akan dewasa dan aku tahu itu.
Hidup terkadang sangat naive Bob, saat kau merasa kau baik-baik saja itu pertanda datang badai; dan badai sudah datang saat ini.