Sabtu, 21 Desember 2013

"Saranghae, eomma"


eomma, saranghae..’
eomma, hari ini … hari ibu,
Neomu, neomu saranghae … eomma

Aku memang tak bisa mengungkapkannya secara lansung, ahh aku memang seorang pemalu dengan hal sebesar itu.

Terima kasih karena kau telah menjagaku selama ini, telah mendidikku seperti sekarang, walau tak banyak waktu yang kita lewatkan bersama; aku selalu memimpikan semua kebersamaan yang hangat kembali ketika aku kecil sepertinya akan sangat menyenangkan dimana tak ada rasa malu dan canggung.

Tuhan, terima kasih telah memberiku kesempatan untuk menjadi seorang anak dari seorang ibu yang luar biasa seperti eommaku; kasih sayang memang tidak hanya diucap pada hari peringatan saja, kasih sayang akan mengalir setiap hari bahkan setiap waktu tapi setiap manusia terkadang lupa hanya untuk mengucapnya secara lansung.

eomma, bagaimana kabarmu hari ini?; seharusnya aku menanyakan hal itu setiap hari tapi bahkan aku terlalu sibuk hanya untuk berbicara ( hanya terbilang menyibukkan diri pada akhirnya ). Selalu saja eomma yang mendahuluiku untuk bertanya bagaimana keadaanku, aku malu; harusnya bahkan aku tak perlu berpikir untuk berbicara hanya menekan tombol dan berbicara. eomma, mianhae … aku bukan anak yang pandai mengekpresikan diri seperti anak lainnya, bahkan jika aku tak berbicara atau tak mampu mentapmu ketika bicara, 하지만, 나는 당신에게 엄마를 사랑.

Omma, semoga kau bahagia hidup sebagai ibuku karna aku bahagia telah lahir sebagai anak dari seorang ibu seperti ibuku J