Senin, 30 September 2013

aku tanpa Nama ~

Jika bosan hanya tinggalkan saja dan jangan menoleh, sakit yang ditimbulkan toh akan sirna oleh waktu. Sudah terlalu sakit hingga menangispun hanya bisa tanpa suara bahkan tanpa air mata yang tergenang. Mengunci mata dan hati dari semua suara, hanya mimik pilu yang hadir !!!  you like a loser. Kesedihan layaknya kanker, menggerogoti hati, meracuni pikiran dan membunuhmu ! orang  bahkan tak tahu namamu,



Aku memang bukan orang yang yang rupawan, tapi aku juga manusia sepertimu . kau layaknya pedang bermata dua, muka tajam yang akan menggores setiap perkamen kulit dengan sayatan tajamnya dan meninggalkan muka tumpul untuk mengoyaknya. Tubuh yang renta,tubuh tanpa jiwa yang hanya bisa kau lihat dengan matamu ... mata tanpa jiwamu. Hanya dunia yang terlihat dari matamu, suatu hari bahkan kau aka menghamba tanah yang akan menguburmu,menguraimu menjadi bakteri-bakteri , menjadi tulang tanpa daging yang kau banggakan, menjadi apa yang kau sebut hina. Aku membencimu bahkan tanpa hatipun aku sudah membencimu, kau mematikan semua semua tombol hidup dan rasaku. Menjadikanku hitam dan menghilang, aku dan dan dunia, aku dan kau, aku dan kita – aku tanpa mereka, aku tanpa kalian- dunia hitam katamu.

hari ini, Gelas itu pecah !

Apakah aku harus selalu menyerah? , Tapi Tuhan tak pernah mengajari untuk menyerah ...
Mengapa aku tak diberi keberanian mengelak Ya Tuhan
Kadang pilu itu menyeruak di ruang hati, membakar hati dan hitam
Ingin teriak AKU BUKAN BUDAKMU! , Tapi suara itu hanya tercekat dan hilang ..
Apa artiku selama ini?
 Apa kebaikan hati bukan hal yang patut dihargai?!
Silahkan pergi dan tinggalkan saja, Jangan hanya pergi untuk kembali menghitam dan mengemis ||
Aku memang bukan orang yang pantas untuk berkata
Tapi itu marah, itu kesAL, bicara yang racau dan aku menghilang
Fatamorgana belaka ... ikatan itu ... seberapa lamapun tetap saja, Pada kenyataanya jauh !!
Aku mengeluh pada hidup dan aku yang menghamba
Hari ini, gelas itu pecah