Senin, 31 Desember 2012

Letter To sist :3


Dear sist

Akhirnya sampai di penghujung tahun sist-ku
Tak terasa waktu berlalu dengan cepat tanpa kukira, rasanya seperti kau ditinggalkan kereta api di stasiun dan itu kereta terakhir yang ada. Atau bisa seperti bunga yang mekar di pagi hari dan kemudian layu di senja hari.

Be positif, orang banyak bertanya .. apa resolusi-mu di tahun 2013?

Tapi aku ingin bertanya ... apa yang sudah kau capai di tahun 2012?

Berapa banyak hal yang kau lakukan?

Berapa buku yang sudah kau baca, dalam seminggu atau mungkin dalam sebulannya?

Pencapaian memang bukan segalanya, proses menjalaninya lah yang penting. Bagaimana kau belajar dari sebuah situasi yang rumit, dari sebuah hal yang tak bisa kau tangani atau keadaan dimana kau merasa sangat bahagia.

Aku? Bagaimana denganku di penghujung tahun ini?

Berbeda dari tahun kemarin memang, hanya  di depan televisi menyaksikan NOAH dan artis-artis lainnya. Oia aku juga nonton SM*SH J, bagaimana denganmu sist?  Di rumah kah? Atau car free night atau mungkin pesta kembang api?

Sukacita dimana-mana... begitu hangat, jalanan macet ... angkutan umum berdesakan ... semuanya seperti akan menyambut tamu agung dari negeri nan jauh dan sangat terhormat. Kalau saja setiap hari taun baru J.
sekian

"Miss"
your sista 


Kamis, 20 Desember 2012

Bersama Hari yang Hilang



Bersama hari yang hilang ... hari ini.

Aku hanya diam saat sekelebat ingatan itu berjalan menjauh ... ahhh entahlah rasanya semua hal sekarang berputar-putar dikepalaku. Seolah mereka berlarian di neuron-neuron ku melelahkan sebenarnya, tapi tanganku tak mampu menghapusnya bahkan untuk menjangkaunya.

Ingatan itu memang hanya jadi sekelebat saja, tapi bayangannya bagai angin sepoi di setiap sore ... seperti arumanis di ujung lidah ... dan (kau bisa mengisinya dengan apa yang kau rasa).

Hari ini bisa bertahan?

Aku bisa bertahan untuk kesekian kalinya, rasanya menuju sore harus menempuh jalan yang panjang . 



Kamis, 22 November 2012

nEed help? or Need help !


Seperti apa rasa frustasi itu?

Keputus asaan? Atau rasa ketidak mampuan?

Atau depresi mungkin?

Awkwd aku mungkin mengalaminya sekarang... rasanya semua hal di luar kemampuanku, di luar apa yang aku duga, aku hanya berpikir utuk lari dari air hujan dan berlindung di bawah atap tapi tak selamanya kau akan tetap kering setidaknya kalian akan tetap terkena air hujan atau mungkin akan basah kuyup.

Sekarang aku basah kuyup dan tanpa bisa berlindung mencari tempat berteduh atau atap disekitarku, itu mungkin gambaran keadaanku, memilukan, memalukan.  Bisakah aku menghilang untuk sementara waktu, sejenak dari semua aktifitas ku kali ini. Hanya ingin tidur lebih lama di pagi hari dan tidur larut di malam hari, sepertinya hal itu sekarang jadi momen sangat langka.


 Kamis selalu bisa jadi pelipur lara, “i need thurday” tapi tetap saja kaki ini melangkah ke tempat rutinitas ku sekali lagi, bahkan akhir pekanku pun terengut. Aku sepertinya salah memilih belokan di ujung jalan kemarin, tersesat tanpa pernah bisa bertanya itu menakutkan kawan, mengerikan ternyata kita ada di jalanan yang tidak kau kenal, sangat ramai dan bising tapi sebenarnya senyap dan kosong.

Jumat, 09 November 2012

[Story] Tentang 5W1H & " , "

Akhir-akhir ini apa yang terjadi?



Sudah lama tak menulis ... ada banyak hal, aku tak mengerti hanya mengikuti alir mengalir ... bukan tak ingin berbicara tapi akan lebih baik jika hanya diam. Apakah itu salah? Menurutku itu jalan terbaik, daripada semuanya bertambah buruk dan tak terkendali ... aku memang tak ada dalam arus gelombang itu hanya tetap saja arusnya akan sampai ke tepi pantai sekalipun, begitu adanya kan?. Selalu hal yang berulang setiap kali suatu hal muncul ke permukaan... adakah yang salah? Bagaimana adanya? 5W1H ... pola yang akan muncul ketika terjadi sesuatu, apakah bosan? Tidak hanya selalu bertanya apa yang harus dikatakan untuk semuanya terlihat baik dan selesai, bisakah setiap saat seperti itu ... semoga saja.



Sepertinya kita semua membutuhkan “ , “ (koma-jeda) bertanya dari hati ke hati ... we need but ... sekarang terasa menjadi hal yang mustahil, 5W1H kembali berujar. Dulu ketika semuanya tak memerlukan 5W1H everything is good, everything is right ... sekarang malah seperti menjadi duri yang tertanam, begitu sakit melihat kenangan hanya menjadi kenangan dan tak punya kekuatan akan sebuah ikatan. Berapa lamakah untuk membuat kenangan punya kekuatan sebuah ikatan ukhuwah yang erat? 10 tahun kah? Atau masih kurang?.

Aku memang orang yang selalu melihat masa lalu sebagai kiblat pikiranku, menjadikannya mazhab dalam setiap hal, menjadikanku tak pernah bisa berdiri tegak. Apalah dayaku bila memang itu menjadi passion hidupku “menghargai setiap kenangan, menerimanya dan mengenangnya”. , kekanakan bukan? Biarlah aku hanya tak ingin orang mengaturku untuk menjadi apa aku ini. selalu itu yang aku katakan, dukunglah aku untuk menjadikan kata-kata itu menjadi sebuah hal yang manis dan nyata kawan.

Maaf untuk segala hal yang tak bisa kuungkap, biarlah menjadi sebuah penggalan cerita hilang.

Bisakah kita seperti dulu ? , menangis saat akan berpisah ... sumringah ketika bertemu sapa ... masa yang indah, terkadang aku berharap bisa kembali ke masa itu. Masa semuanya tak serumit hari ini, hari dimana banyak berlari, masa itu; masa dimana semua berbagi, semua berbicara, ada sensasi ketika kau mendengar kisah seseorang.. ada kisah-kisah yang tidak akan pernah kita duga akan kita dengar.  Dalam teori sosialku aku selalu menerapkan hukum Newton III F aksi = - F reaksi ketika kita ingin didengar maka mendengarlah, aku hanya tak ingin berteriak-teriak agar orang mendengar ... membiarkan aku berbicara ketika waktunya itu cukup.

Hari ini, mari akhiri dengan tenang. Tak ada hal yang terjadi, walau berlari sangat melelahkan untuk saat ini.

Jumat, 02 November 2012

[Story] Jawaban untuk "Sista Di Ujung Siang"


Siang yang terik, udara yang menghangat tapi diselingi awan mendung jauh di barat langit ... membuatku bergegas untuk pulang. Perjalanan terasa memanjang melewati lorong-lorong kelas yang sepi walau sebenarnya tidak semua kosong hanya sepi sesekali, kami berjalan beriringan berceloteh tentang banyak hal. Sista tiba-tiba berujar aku tadi malam tiba-tiba memikirkanmu...” dengan ekspresi serius santainya.

“benarkah? So sweet ... kenapa begitu tiba-tiba? Hal yang baikkah? Atau ...” aku mencecarnya dengan berbagai statement dan mengakhirinya dengan sebuah potongan kata.
“aku kira sepertinya kau berfirasat buruk tentangku, bukan begitu sist? “ aku melanjutkan dugaanku tentang firasat yang dia dapat. “ yeah not good memang, entahlah begitu tiba-tiba ... kemarin kau terlihat sangat tidak bersemangat, terlihat sangat lelah “ dia berkelakar tentang pikirannya.
 
 Flashback~ yesterday, at canteen
“hey, how are you? Keliatannya tidak baik, banyak pikiran? Ada masalah?” sista menegurku di tengah lunch season kami.
“apakah terlihat seperti itu? Sangat jelaskah?” aku tertawa sesaat dengan pertannyaannya yang begitu tiba-tiba dan sangat mengena. “nothing special ..” ungkapku sambil tersenyum akhirnya, mengakhiri sesi tanya jawab tentangku.

“apa yang akan terjadi padaku yah? Akhir-akhir ini memang terasa berat” seperti apa ekspresiku, aku pun tak mengetahuinya.

“Seharusnya kau bisa lebih terbuka, bercerita tentang apa yang kau rasakan, jangan menyimpan masalahmu sendiri” Sista menasehatiku dengan beberapa kata aadalannya, tapi kalian tau sendiri kawan, soal yang satu ini aku paling egois dan keukeuh “its my private” teguhku dalam kalbu.

“ aku sudah katakan sist, tak ada yang perlu aku katakan ... tak ada masalah besar ... bahkan aku pun tak tau apa yang menjadi masalahku .. hahha” ujarku dengan tawa membahana.

“your mean? “ dia sekali lagi mengerutkan keningnya, tidak mengerti apa yang aku bicarakan.

“kamu ngomong bahwa aku jangan menyimpan masalahku sendiri, nah masalahnya its not a problem hanya aku saja yang terlalu mempermasalahkan beberapa perkara yang sebenarnya sepele” mimik mukaku berubah menjadi serius cederung tertekan sepertinya. “hanya bercerita tentang apa itu? Apakah begitu sulit bagimu? “ sekali lagi dia mengerutkan keningnya, tak habis pikir tentang karakter yang aku punya.

“menurutmu itu memang mudah, bagiku? Manusia tak selalu sama sist, aku memang mempunyai karakter yang payah ‘it my think’ sangat introvert kalau menyangkut masalah pribadi, hanya Tuhan dan aku yang tau tentang semua ceritaku, baik itu senang, sedih, tangis, tawa, bahagia, jatuh, bangun ... aku selalu berpikir manusia selalu bisa berpaling, manusia bisa saja tak memahami, manusia bisa saja tak mendengar apa yang kita ungkap, aku paham bagaimana rasanya ketika seseorang bercerita, kadang ada rasa amazing, haru, dan banyak hal lainnya ......aku hanya meghindari hal terburuknya” kalimat yang menggantung, aku mencuri pandang melihat air mukanya ... apakah sista akan berbalik dan memunggungiku dengan bosannya?. Entah apa yang ia pikirkan, itu kataku sist ... memang menangis tanpa suara sangat menyakitkan ... tapi lebih sakit kalau kita terlihat lemah .. terimakasih kau telah bertanya padaku itu sangat berharga, memang terlihat sepele tapi kepedulian selalu jadi antibiotik bagiku daripada terlihat tak peduli J.


- Keep smile, dont always save your problem your self - @sista


Selasa, 30 Oktober 2012

[Story] InterMezzo :D


Anneyong haseyo :D, holla readers J

Kaifa haluk? ...

Akhir-akhir ini ga bisa memperbaharui blogku L
Hari-hari terakhir ini diisi dengan KULIAH kuliah dan KULIAH ...
Dari matahari terbit sampe terbenam *ehh (seriusan tapinya ) praktek bejibun dengan jurnal dan laporan setiap minggu, but life must go on J
SEMANGAT .. SEMANGAT .. #alaFULLhouse 

INTERmezZo :D







Setelah praktek berjam-jam kita mendapat hasilnya ... FILLERS sabun ~~~


#nyempil     KKK~~

Jumat, 19 Oktober 2012

KATA !!!


“tak ada kata” kataku

Semua kata-kata hanya tinggal kata

“katamu tak berarti” kataku

“kata yang tanpa kata” katamu menimpali

Kata yang kau katakan hanya sebuah kata kosong...

Kau, aku, kamu, Cuma tinggal kata 

Kamis, 11 Oktober 2012

Cerita gantung, titik #Notes


Aku termakan bualan kisah novel lagii, memang itu bukan kesalahan si pengarang, itu murni kesalahan ku yang berlebihan mendalami hanya untuk sebuah cerita. Tapi tetap saja aku tak bisa mengendalikan pikiranku, semuanya tak terkontrol, kacau, seakan hidup yang kujalani seperti kisah cerita yang kubaca tapi bedanya selalu berakhir bukan dengan happy ending beberapa selalu tergantung, entah akan jatuh atau terbang ke langit atau mungkin terjun bebas. Dia membuka sesi curhatnya dengan sedikit ceramah kisah hidupnya, aku termangu dengan tangan yang memangku dagu persis seperti Dalton dengan gaya salah satu sesi  fotonya yang terkenal. Mengorek telingaku beberapa kali, membersihkan kacamataku yang terkena debu, aku melakukan semua itu selama ceramahnya belum berakhir.

“aku bodoh, bodoh, kenapa melakukannya? Seharusnya aku tak seperti itu ...!!! memalukan.. apa yang akan orang pikirkan ..” dia menggerutu sambil memukul-mukul kepalanya, dan sedikit menjambak rambutnya yang sudah kusut dan sentuhan akhirnya menutup mata didepanku.

“hei untuk apa menyakiti tubuhmu? Kau akan menyakitiki tubuhku juga.. hentikan!!!” aku menghentikan gerakan tangannya yang sudah mulai tak terkendali.

“hei kawan, kenapa aku selalu mengingat hal-hal yang buruk ? ketika aku sedang diam tiba-tiba berbagai ingatan-ingatanku kembali... membabi buta menyerang memory-ku, membuatku harus menonton ulang kilasan ingatan yang harusnya kulupakan, tapi itu malah membuatku merasa salah dengan apa yang kulakukan, ... aku tak bisa menyortir ingatan-ingatan itu” dia termenung dengan helaan nafas yang panjang. “apakah kau pernah mengalaminya kawan? Ingatan yang kembali seperti mimpi buruk yang tak pernah berakhir... hal yang kau sangat ingin lupakan tapi di saat tak terduga datang dengan membabi buta, pernahkah kau mengalaminya?” Dia bertanya dengan gencarnya kepadaku bahkan memegang kedua pundakku.

“kenapa kau selalu kembali dengan masalah yang sama, maksudku dengan cerita yang sama” aku menghela nafas tak kalah panjang darinya.

 “aku selalu tak mengerti apa yang sedang kau pikirkan, atau kau lakukan, aku akui terkadang kau aneh dengan semua sikapmu dan membuat orang-orang menjaga jarak denganmu” sambungku dengan sikap yang manis dan hangat, aku tak ingin dia merasa tak mempunyai siapapun disampingnya, setidaknya aku masih selalu ada untuknya walau semua orang berpaling dan memunggunginya ketika dia membuka mulutnya untuk bercerita.

“iya aku memang menjaga jarak dengan lingkunganku, itu bukan karna semata-mata karna aku yang menginginkannya tapi karna keadaan yang mendorongku seperti itu, aku merasa dunia kami berbeda, bahwa aku tak mungkin memasuki hal yang tidak aku mengerti dan bukan gayaku” dia menjelaskan alasan sikapnya selama ini dengan merengut.

“apakah itu karna lingkungan sekolahmu dulu? Atau lingkungan rumahmu?” tanyaku memastikannya. “bisa dibilang seperti itu, karna dari kecil aku jauh dari orang tua, kedekatanku dengan mereka pun agak kaku ... mungkin kedengarannya aneh tapi memang begitulah, dari sana juga aku menjadi tak bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan baruku karna masa adaptasi yang keras di sekolahku dulu” dia bercerita dengan panjang lebarnya sambil sesekali melirikku.

Aku memutar otakku, mencerna apa yang ia baru sampaikan. “apa cerita yang kamu sebut seperti novel? Kisahmu yang mana?” sekali lagi aku bertanya tentang apa yang dia ceritakan, “semuanya, kadang aku bisa memposisikan diriku sebagai pemeran pembantu tokoh utama, atau kadang ceritaku aku ibaratkan seperti kisah disana, entahlah ... semua novel yang kubaca sepertinya merupakan mozaik-mozaik hidupku, aku mungkin punya karakter seperti rahmi *Cintapuccino*  malah menghindar ketika menyukai seseorang, tapi tidak di sifat yang lainnya, aku mengibaratkan semua kejadian kebetulan yang aneh dengan pertanda #RahmiBanget atau mungkin seperti Ikal dan Arai di “Sang Pemimpi“ yang mimpinya sangat indah dan terlampau tinggi tapi happy ending di Edensor, aku? Pengen banget jadi backpacker ... tapi selalu kesandung masalah sepele yang akhirnya tergantung di langit-langit planning-ku .____. Atau aku akan berakhir seperti Alimah atau Riri (The Fallen Angel) semoga aku menjadi pribadi seperti Riri, banyak hal lainnya yang kuibaratkan dengan cerita orang... aku memang punya alterego sepertinya :D” dia mengakhirinya dengan helaan nafas yang tak kalah panjang dari cerita sebelumnnya. “ouhh.. complicated banget masalah lo, tapi apa yang membuatnya jadi bermasalah? Rasanya ga ada salah sis..” aku mulai memakai bahasa alay bin gaul :D

“ahh lo ini lemot ya, apaan pake bahasa gituan lagi “ dia mulai menyindirku dengan kata-kata yang kupakai tadi, mulai menyebalkan memang -____-. “masalahnya endingnya yang selalu kutebak-tebak, ga pernah punya jalan keluar sendiri agak menyedihkan memang ... tapi satu hal jangan pernah kamu MENGASIHANI-ku!!! Aku benci orang yang berkata ‘kasihan’ kepadaku , cukup aku saja yang akan menyelesaikan semua ending cerita-cerita gantungku ... cukup aku” dia berbicara dengan segala ego-nya. “Kenapa kamu membenci orang berkata ‘kasihan’  kepadamu? “ aku bertanya dengan keheranan, “aku merasa gagal menjadi diriku, itu alasanku” dia menjawabnya sambil berlalu dari hadapanku.

Aku terdiam, mungkin ini cerita menyakitkan ... pengalaman yang ingin dia lupakan, aku hanya ingin menjadi pendamping cerita-ceritanya ... menjadi pendengar kisah-kisah lamanya, mungkin aku akan mati kebosanan, mungkin aku akan kelelahan, atau apapun ... aku akan tetap ada di sampingnya ... itu hal mutlak yang bisa kulakukan, aku melihatnya berlalu dari hadapanku perlahan aku-pun mulai menghilang dari cermin.

Cerita sore itu menggantung di hadapan cermin, di sebuah halaman blog, di sepucuk kertas menguning

"B"


Selasa, 18 September 2012

[OtherNotes] "B" sebuah catatan dari cermin lainnya


Hari ini ingin menulis,
Judul yang aneh +.+ , yohaaaa... apa yang kalian lakukan hari ini kawan? Ada yang spesial? Sesuatu yang membahagiakan? Atau membuatmu bad mood? ...

Hari ini berjalan lancar, hanya saja ...

Entahlah, sepertinya ada sesuatu yang mengusikku ... seperti seseorang yang berusaha membuatku bangun, bangun dari tidur yang kuanggap indah. Setiap hari suara itu bertambah keras dan terasa nyata, bahkan mungkin merebut kenyataanku sendiri bahkan membuatku hampir tidak mempercayai diri aku sendiri. Apa yang dia suarakan? Tentunya berhubungan denganku dengan pandangan hidupku, dia berkata “kau terlalu mudah ditipu!!!” bagiku apa yang kulakukan baik-baik saja... , dia mulai merecoh “hei kau!! orang-orang bahkan tidak melihatmu sebagai seseorang” aku berpikir akulah yang menyembunyikan diriku bukan mereka yang mengaturku untuk terlihat jadi apa aku ini!!!, dan kali ini dia meracau “ kau tidak sebahagia apa yang kau kira, kapan kau tertawa atas kuasamu? Kapan wajahmu berseri terakhir kali? Semua yang kau lalui hanya bayangan indahmu ... sebenarnya itu hanya kebodohanmu yang terlalu berpikir positif!!!! , aku merasa yang dia suarakan hanyalah racauan belaka ... tapi jika aku kilas balik aku akan berpikir seperti apa yang dia katakan... aku tidak ada artinya.

Hari ini suara itu kembali ... meracau dengan suara-suara yang nyata, siang yang baik-baik saja sepertinya, tapi semua yang aku lalui rasanya menampar nalarku membuka sebuah pintu dimana aku selalu tersenyum dengan kaku dan membuka sebuah jendela “kebebasanmu” itu yang suara itu bisikkan.

Apa yang terjadi memangnya? Aku tak sanggup untuk menulis apa yang aku lalui, rasanya seperti melihat orang lain dari dalam cermin dan tak ada yang kau bisa lakukan selain diam dan termenung berusaha mencerna apa yang salah... atau mungkin suatu kebenaran?

Entahlah semuanya hanya kabur dan semu.

Suara itu kembali berbisik “you seem pathetic" dengan suara yang nyata.


"B"



Sabtu, 15 September 2012

Amazing moment* :D



Entri keseratus!!!!!!! Yeyyyy...bahagia akhirnya bisa menulis sampai 100 entri *.* walau entrinya kadang ga karuan, curhatan ala kadarnya, ato ga sekedar ucapan sebuah perayaan nyampe Cuma buat promo doang J. Tapi bagiku it’s amazing dude J mungkin Cuma aku aja yang exited hanya untuk entri ke 100-nya tapi sekali lagi itu hal yang bisa kubilang ajaib KKK~~ disamping kreatifitasku yang pas-pasan untuk buat entri tentunya, dan rasa malas yang terkadang jadi batu sandungan paling nusuk walau sebenernya aku mungkin tiap hari nongkrong di online world tapi dorongan buat nulis tiba-tiba raib padahal berbagai title entri sudah berkelebatan di belantara neuron-neuronku, tidak berhenti sampai disitu kawan, berbagai artikel menarik di berbagai website sudah seperti virus yang memaksa untuk membacanya dan alhasil aktifitas menulis tersendat kembali. Setahun berlalu sejak pembuatan blog ini #WOW tapi setiap bulan entri yang nongol Cuma beberapa ga nyampe belasan entri J, tapi tetap semangat buat nulis masih menggebu-gebu ... AYO MENULIS!!!!. Ada sebuah kata-kata dari Socrates “cogito ergo sum..” aku berpikir maka aku ada, dan untuk merealisasikan pemikiran itu kita harus menulisnya dengan real ... karna terkadang manusia lupa maka dari itu kita perlu menulis, menulis kisah-kisah kita, menulis keinginan kita, atau sekedar berbagi cerita J.

Sangat berterimakasih untuk semua yang pernah berkunjung walau Cuma membaca satu entri J thank you so much :* . Follower blogku sekarang ada 13-an *semoga bertambah :D* terharu sekali L setiap bertambah satu. Sekarang ayo kita membudayakan kebiasaan menulis, mulai dengan hal kecil, karna tidak ada hal besar yang tidak dimulai dari hal yang kecil, setiap sesuatu *materi(?)* punya atom tersendiri dalam setiap bagiannya J.



Selasa, 11 September 2012

[Story] Prolog #CoretanKasar





Woo:
Umurku belasan tahun waktu itu, saat itu aku menginginkan sesuatu dan menulisnya dalam sebuah lembaran cerita, dalam sebuah harapan “aku ingin satu sekolah dengannya”. Hal itu memang muluk tapi aku selalu menginginkannya, selalu berharap, terkadang menghayalkannya, begitu kekanakan,  pada akhirnya aku menghabiskan masa-masa sekolahku tanpa harapan yang tak pernah terjadi. Tetapi ketika aku tak menginginkannya, harapan kecilku ini merusak segalanya ...

-Tuhan tahu tapi menunggu- Leo Tolstoy

Leo:
Aku tak pernah berpikir tentangnya, tapi setiap aku berlibur ke kampung halaman buyutku dialah yang kucari. Bermain sepuasnya sampai kelelahan seakan tak ada hari esok untuk bermain. Selalu berulang setiap kali aku datang ke sana, bermain dan bermain, sampai pada usia kami menginjak belasan tahun, aku tak pernah punya kesempatan lagi untuk datang ke sana, tak ada alasan bagiku. Disanalah kisah terhenti antara kami, sampai pada suatu saat ...

-Hidup sangat menarik, seperti labirin !! kau bisa tersesat, tapi kau juga bisa menemukan jalan keluar walau dengan cara yang ajaib- I . Juan Andreas

“Ada benang merah nasib diantara kami, tanpa kami sadari itu semua berhubungan bahkan lebih rumit dari apa yang kami tau.”



Jumat, 07 September 2012

[News] (ナルト) Jiraiya dan aku (?)


Hei gals J, pasti masa kecil kita pernah dong dihiasi ma cerita-cerita kartun J. Ya salah satunya aku #tertawaSesaat dulu pas SMP terobsesi bangetss ma manga dan anime khususnya Naruto #Rasengan :D walau sebenarnya ga Cuma Naruto, sebut saja kartun lainnya Avatar : The legend of AANG yang selama hampir 3 tahun aku ngefans abisss ma ntu kartun hhe*. Tapi kali ini aku pengen banget bahas satu tokoh di Naruto, yaitu jreng...jreng JIRAIYA, yups gals ... Jiraiya siapa syy yang ga kenal kakek mesum n nyentrik satu ini J. Oia kenapa aku pengen ngebahas ninja Sannin satu ini, karena berdasarkan sebuah aplikasi di FB aku mirip tokoh satu yang : Rendah hati, Suka menulis, Hebat dan Terkadang konyol, hahha kebayang dong konyolnya guru Naruto satu ini, tapi yang pasti ga mesum ya saya mh J wkwkwk.  Oke kita mulai ceritanya ya gals .. J

Naruto (ナルト) adalah manga dan anime karya Masashi Kishimoto. Manga Naruto bercerita seputar kehidupan tokoh utamanya, Naruto Uzumaki *myFavsCharacters, seorang ninja remaja yang berisik, hiperaktif, dan ambisius; dan petualangannya dalam mewujudkan keinginan untuk mendapatkan gelar Hokage, ninja terkuat di desanya.

Dan Jiraiya adalah seorang karakter fiksi dari anime dan manga Naruto. Nama kanjinya (自来也) memiliki arti "datang karena keinginan sendiri", yang banyak digambarkan oleh kelakuannya; datang dan menghilang dari desa Konoha secara tiba-tiba kapan saja ia mau.

Jiraiya adalah salah satu Legendary Sannin (3 ninja legenda) yang terkenal di Konoha, disamping Orochimaru dan Tsunade. Jiraiya berperan melindungi Naruto dari organisasi rahasia akatsuki dan mengajari jurus dari hokage keempat setelah Naruto beranjak dewasa karena Naruto kerap diincar oleh akatsuki yang menginginkan kekuatan dari "kyubi".

Nama Jiraiya, Tsunade dan Orochimaru berasal dari cerita kuno Jiraiya Goketsu Monogatari (児雷也豪傑物語, "Legenda Jiraiya si pemberani") dari literatur Jepang. Jiraiya dalam cerita ini memiliki kemampuan untuk memanggil seekor kodok besar (kodok itu sendiri kadang-kadang disebut sebagai "Jiraiya") dan seekor kodok ajaib. Pada cerita itu, Jiraiya dan Tsunade adalah sepasang suami istri. Dalam cerita ini juga, namanya ditulis sebagai "児雷也" yang berarti "Petir Muda" yang berasal dari nama Garaiya (我来也, aku telah datang) dari Kaishi (諧史), cerita kuno yang berasal dari Tiongkok.
  • Karakteristik
Jiraiya memiliki karakteristik yang unik dan mencolok. Dengan mudah orang bisa mengenalinya. Rambut putihnya yang amat panjang dan mirip duri, mukanya yang dicat seperti pementas kabuki dan badannya yang besar, serta kelakuannya yang supermesum dengan mudah dikenali semua orang. Badannya besar dan tinggi, sehingga ia mudah dikenali jika berdiri di antara orang-orang. Jiraiya adalah seorang penulis buku/novel mesum *ckckck dan Jiraiya itu complicated unik deh, di samping jurus-jurusya yang hebat juga.

Kamis, 06 September 2012

[News] Mean lyrics - Stop Bullying



Satu lagi penyanyi yang aku suka karna dedikasinya di bidang sosial, Taylor Swift !! dan lagu MEAN adalah salah satu lagu yang menginspirasiku. Mungkin bagi sebagian orang lagu ini bisa menjadi sebagai lagu penyemangat dan pendorong untuk bisa keluar dari sesuatu yang kau takuti atau mungkin bisa kita bilang seseorang yang membuatmu tertekan, memang lagu ini di dedikasikan untuk korban bullying , tidak banyak yang dapat melakukannya tetapi dia dapat J. Sebelum baca liriknya kita harus dengerin dulu lagunya , ok guls ^^ download Disini ya lagunya. And check this out is so mean lyrics ::::


"Mean"

You, with your words like knives
And swords and weapons that you use against me
You have knocked me off my feet again
Got me feeling like I'm nothing
You, with your voice like nails on a chalkboard
Calling me out when I'm wounded
You picking on the weaker man

Rabu, 05 September 2012

Pikirku, kemarin #Notes


Dia berbaring di hadapanku, seperti biasa hari ini jadwal konsultasi psikis-nya kepadaku kalau orang sih biasa menyebutnya dengan istilah curhat .. KKK~~~

“hei kawan , i’m back Jcengirnya dengan lebar.

“yes, i know, dari tadi aku sudah melihatmu “ aku memasang muka  masam memandangnya.

“heh kamu, untuk apa berbaring di lantai? Di lantai sangat dingin aku tak ingin masuk angin gara-gara kamu” cecarku.

“ahh sudahlah, tak usah memikirkan aku “ gerlingnya ke arahku.

“ckckck... orang frustasi memang punya kekebalan tubuh yang bagus” . Pasien didepanku ini memang langka, kekebalan tubuh dan mentalnya bisa berkali-kali lipat kalo sudah ada sesuatu yang dipikirkannya, a limited edition person.

“hei kawan, apakah aku terlihat seperti orang yang menyedihkan? Ehm... i feel so bad today” ungkapnya.

“apa memang yang membuatmu terlihat menyedihkan? Your style? Your passion? Your attitude? Or ...? “ aku bertanya untuk statement yang tadi ia ungkapkan.

all of me, of course” dengan mantap dia menjawab.

“ ouhhhhh... memang agak menyedihkan hidupmu, sampai-sampai dirimu sendiri tidak percaya atas apa yang kau punya... ckckck so bad” jawabku dengan tak kalah mantapnya.

“your mean? Aku terlihat menyedihkan karna diriku sendiri?  Kau bercanda ... haha” tawanya membuncah tapi sesaat dia memandangku dengan tajam.

“hei... jangan berkata seperti itu kepada orang yang ingin bercerita padamu, bahkan dia (aku) mengorbankan segala keangkuhannya untuk bercerita padamu” cecarnya dengan emosi.

“eitsss... memangnya kau tidak mengerti maksudku, maksudku BAHKAN DIRIMU SENDIRI TIDAK MENGHARGAI APA YANG ADA DALAM DIRIMU, ALL OF YOU. Bagaimana bisa orang memandangmu bila kau sendiri tidak meyakininya” aku berpaling dengan emosi.

“ehm.. masuk akal, jadi aku harus menghargai diriku sendiri kan? Tak harus terpengaruh dengan apa yang orang katakan tentang style-ku, about my passion, about my attitude” sekilas bayangan haru terlihat di ujung matanya.

“THAT’S RIGHT” aku berusaha memberika saranku yang terbaik untuknya.

“ hei kawan, kadang aku berpikir ‘aku sudah terlalu lelah dengan segalanya, terhadap apa yang orang pikir, ingin mengakhirinya’ kadang terlintas pikiran itu” embun di matanya tak jua hilang.

“liat nadi di tanganku, sangat jelas terlihat... sangat mudah membuat cerita hidupku  jadi lebih pendek. Tapi itu akan sangat menyakitkan ... dan aku tak ingin sesuatu yang menyakitkan, pada akhirnya aku hanya takut melakukannya. Haha alasan konyol memang, manusia tetap saja takut” dia hanya menutup mata saat bercerita.


Aku hanya tertegun dengannya ...

“kau sangat aneh ... ” aku hanya geleng-geleng tak percaya.

“kau tidak usah sekagum itu denganku kawan ... aku hanya memikirkannya tak pernah benar-benar menginginkannya... aku masih mempercayai Tuhanku yang akan selalu mengasihiku dan akan memberikanku jalan keluar yang terbaik, just only me and my God” wajahnya kembali berseri dengan tenangnya.

“be carefull” aku hanya bisa mengucapnya dengan lirih.                            

Pada akhirnya aku terbangun di depan cermin di lantai yang dingin dan menatap sunyi yang hilang, pikirku kemarin.